Energi & Iklim

Konsumsi minyak per negara

Bandingkan konsumsi minyak dan konteks penggunaannya berdasarkan negara.

Struktur data minyak

Konsumsi dan produksi minyak tidak identik

Baca terpisah konsumsi TWh, konsumsi minyak per kapita, pangsa minyak dalam energi primer, produksi, serta estimasi impor dan ekspor bersih.

Konsumsi minyak menunjukkan skala energi minyak yang digunakan di dalam negara, sementara produksi menunjukkan aliran produksi domestik. Perdagangan, persediaan, dan struktur penyulingan dapat membuat kedua nilai tidak sama.

Konsumsi per kapita menyesuaikan ukuran populasi; pangsa minyak dalam energi primer membantu membaca tingkat ketergantungan energi nasional.

Impor/ekspor bersih yang diestimasi dihitung dari selisih konsumsi dan produksi. Ini bukan statistik perdagangan resmi minyak mentah atau produk olahan, jadi jangan dipakai langsung untuk interpretasi perdagangan.

Pisahkan konsumsi dan produksi

Konsumsi tinggi tidak selalu berarti produksi domestik juga tinggi.

Pangsa minyak

Pangsa minyak lebih berguna untuk memahami ketergantungan.

Perdagangan bersih estimasi

Gunakan selisih konsumsi-produksi sebagai referensi, bukan volume perdagangan resmi.

Data ini tidak boleh diperlakukan sebagai pengganti statistik perdagangan minyak resmi; pisahkan produksi dan indikator impor/ekspor bersih yang diestimasi.

Negara 79
Tahun terakhir 2024
Total minyak 52,2 ribu TWh
Konsumsi tertinggi Amerika Serikat

TABEL

Pratinjau data

79 baris
Amerika Serikat 2024 9,9 ribu TWh 28,8 ribu kWh 37,76% 10 ribu TWh - 28,4 TWh
Tiongkok 2024 9 ribu TWh 6,3 ribu kWh 18,49% 2,5 ribu TWh 6,5 ribu TWh -
India 2024 3 ribu TWh 2,1 ribu kWh 26,86% 382,5 TWh 2,6 ribu TWh -
Rusia 2024 2,1 ribu TWh 14,7 ribu kWh 23,64% 6,1 ribu TWh - 4 ribu TWh
Arab Saudi 2024 2 ribu TWh 60,3 ribu kWh 62,28% 5,9 ribu TWh - 3,9 ribu TWh
Jepang 2024 1,8 ribu TWh 14,4 ribu kWh 37,44% - - -
Korea Selatan 2024 1,5 ribu TWh 29,8 ribu kWh 42,78% - - -
Brasil 2024 1,4 ribu TWh 6,7 ribu kWh 37,32% 2,1 ribu TWh - 689,8 TWh
Kanada 2024 1,2 ribu TWh 30,4 ribu kWh 31,64% 3,4 ribu TWh - 2,2 ribu TWh
Jerman 2024 1,2 ribu TWh 13,9 ribu kWh 37,27% - - -
Iran 2024 1 ribu TWh 11,4 ribu kWh 29,13% 2,7 ribu TWh - 1,7 ribu TWh
Meksiko 2024 1 ribu TWh 7,6 ribu kWh 43,48% 1,1 ribu TWh - 120,1 TWh
Singapura 2024 914,6 TWh 156,8 ribu kWh 86,8% - - -
Indonesia 2024 879 TWh 3,1 ribu kWh 29,39% 348 TWh 531 TWh -
Prancis 2024 775,7 TWh 11,7 ribu kWh 31,26% - - -
Inggris Raya 2024 744,2 TWh 10,8 ribu kWh 38,82% 353,5 TWh 390,6 TWh -
Spanyol 2024 740,8 TWh 15,5 ribu kWh 46,35% - - -
Italia 2024 712,7 TWh 12 ribu kWh 42,38% 51,8 TWh 660,9 TWh -
Thailand 2024 659,7 TWh 9,2 ribu kWh 46,54% 144,1 TWh 515,6 TWh -
Turki 2024 658,3 TWh 7,5 ribu kWh 31,67% - - -
Uni Emirat Arab 2024 636,6 TWh 57,7 ribu kWh 41,94% 2,1 ribu TWh - 1,5 ribu TWh
Australia 2024 620,5 TWh 23,2 ribu kWh 37,43% 173,4 TWh 447,1 TWh -
Irak 2024 534,5 TWh 11,6 ribu kWh 72,57% 2,5 ribu TWh - 2 ribu TWh
Malaysia 2024 499,9 TWh 14,1 ribu kWh 36,32% 279,9 TWh 220 TWh -
Taiwan 2024 447,9 TWh 19,3 ribu kWh 35,87% - - -
Mesir 2024 440,1 TWh 3,8 ribu kWh 39,23% 362,2 TWh 78 TWh -
Belanda 2024 433 TWh 23,8 ribu kWh 47,19% - - -
Polandia 2024 394 TWh 10,2 ribu kWh 35,22% - - -
Vietnam 2024 389 TWh 3,9 ribu kWh 26,69% 98,9 TWh 290,1 TWh -
Argentina 2024 339 TWh 7,4 ribu kWh 34,77% 682 TWh - 342,9 TWh
Belgia 2024 326,8 TWh 27,8 ribu kWh 51,12% - - -
Kuwait 2024 277,1 TWh 56,1 ribu kWh 52,77% 1,5 ribu TWh - 1,2 ribu TWh
Afrika Selatan 2024 268 TWh 4,2 ribu kWh 19,71% - - -
Filipina 2024 267,6 TWh 2,3 ribu kWh 40,75% - - -
Kolombia 2024 252,6 TWh 4,8 ribu kWh 41,61% 474,6 TWh - 222 TWh
Aljazair 2024 251 TWh 5,4 ribu kWh 33,02% 689,3 TWh - 438,3 TWh
Cile 2024 238,2 TWh 12,1 ribu kWh 46,72% - - -
Pakistan 2024 229,7 TWh 914,2 kWh 26,08% - - -
Kazakhstan 2024 192,4 TWh 9,3 ribu kWh 22,39% 1 ribu TWh - 825,9 TWh
Venezuela 2024 190,1 TWh 6,7 ribu kWh 27,65% 576 TWh - 385,9 TWh
Qatar 2024 183,4 TWh 60,2 ribu kWh 28,06% 877,9 TWh - 694,4 TWh
Hong Kong 2024 180,9 TWh 24,4 ribu kWh 66,31% - - -
Yunani 2024 173,3 TWh 17,2 ribu kWh 54,61% - - -
Maroko 2024 168,3 TWh 4,4 ribu kWh 61,24% - - -
Ekuador 2024 163,3 TWh 9 ribu kWh 71,84% 297,1 TWh - 133,8 TWh
Bangladesh 2024 160,5 TWh 924,5 kWh 30,35% - - -
Peru 2024 150,3 TWh 4,4 ribu kWh 40,76% 60,7 TWh 89,7 TWh -
Rumania 2024 137,6 TWh 7,2 ribu kWh 39,18% 33,3 TWh 104,3 TWh -
Swedia 2024 135,9 TWh 12,8 ribu kWh 23,01% - - -
Austria 2024 131,9 TWh 14,5 ribu kWh 32,76% - - -
Oman 2024 123,5 TWh 23,4 ribu kWh 27,66% 557,5 TWh - 434 TWh
Portugal 2024 122,7 TWh 11,8 ribu kWh 46,36% - - -
Israel 2024 114,6 TWh 12,2 ribu kWh 41,49% - - -
Ceko 2024 112,9 TWh 10,5 ribu kWh 28,94% - - -
Ukraina 2024 110,5 TWh 2,9 ribu kWh 18,55% - - -
Norwegia 2024 107,6 TWh 19,3 ribu kWh 20,21% 998,8 TWh - 891,2 TWh
Swiss 2024 107,4 TWh 12 ribu kWh 32,48% - - -
Hungaria 2024 95,4 TWh 9,9 ribu kWh 36,91% - - -
Belarus 2024 92,5 TWh 10,2 ribu kWh 29,58% - - -
Denmark 2024 90,4 TWh 15,1 ribu kWh 47,01% 34,4 TWh 56 TWh -
Selandia Baru 2024 89,7 TWh 17,2 ribu kWh 38,21% - - -
Finlandia 2024 86,7 TWh 15,4 ribu kWh 26,51% - - -
Turkmenistan 2024 85,9 TWh 11,5 ribu kWh 23,14% 104,8 TWh - 18,9 TWh
Irlandia 2024 85,4 TWh 16,3 ribu kWh 47,53% - - -
Azerbaijan 2024 71 TWh 6,9 ribu kWh 34,19% 339,2 TWh - 268,2 TWh
Uzbekistan 2024 66,6 TWh 1,8 ribu kWh 9,6% 22,4 TWh 44,2 TWh -
Sri Lanka 2024 64,8 TWh 2,8 ribu kWh 59,05% - - -
Bulgaria 2024 61,2 TWh 9,1 ribu kWh 32,29% - - -
Slovakia 2024 49 TWh 8,9 ribu kWh 27,31% - - -
Kroasia 2024 47 TWh 12,1 ribu kWh 46,32% - - -
Lituania 2024 37,4 TWh 13,1 ribu kWh 51,57% - - -
Siprus 2024 29,4 TWh 21,6 ribu kWh 88,66% - - -
Luksemburg 2024 27,6 TWh 41,1 ribu kWh 69,9% - - -
Slovenia 2024 25,9 TWh 12,2 ribu kWh 33,34% - - -
Trinidad dan Tobago 2024 19,1 TWh 12,7 ribu kWh 11,94% 39,4 TWh - 20,3 TWh
Latvia 2024 18,5 TWh 9,9 ribu kWh 48,56% - - -
Estonia 2024 15,3 TWh 11,2 ribu kWh 27,59% - - -
Makedonia Utara 2024 14 TWh 7,7 ribu kWh 47,76% - - -
Islandia 2024 11,3 TWh 28,8 ribu kWh 17,56% - - -